Minggu, Februari 08, 2015

Lentera Diujung Rasa

Ramadan kali ini sungguh indah
puja-puji syukur bertaburan berserakan
tak henti disetiap langkah
tanpa syarat tanpa pamrih

kesadaran akan luasnya nikmat
yang tak mampu otak menghitung
tiada hari berlalu percuma
dentingan waktu memberi takjub

Pun tatkala kantong berbunyi receh
enggan gentar hati memuja kuasa-Nya
alasan bukan jalan menuju ingkar
karena cinta-Nya sejuta warna

Desakan keadaan jepit jalur nafas
sesak tersendat macet tak berhembus
tapi asa, doa dan yakin lebih tebal
hingga mampu tuntaskan kewajiban

Kembali syukur itu menyentuh langit
tak mau ragu walau secuil biji
ada getar jiwa lentera yang memantik
diujung rasa menyala senyum bahagia

Seketika mata menuju tidur
sekejap batin bergelora manja
sedetik waktu kata terucap
terima kasih yang besar Ya Allah

Hutang terbayar sudah (catatan hp).

Tidak ada komentar: